Hello everybody. How's your day? No, disini saya tidak akan menggunakan bahasa inggris. Hahaha. Saya menulis blog ini untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah TIK dan Media Pembelajaran Matematika, maka dari itu saya Farid Ramadhan salah satu mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas Siliwangi dalam kesempatan kali ini akan membahas salah satu materi matematika yaitu 'Persamaan Kuadrat' yang dimana merupakan materi yang bisa dijumpai di bangku SMP. Nah, langsung saja kita masuk ke pembahasannya. Selamat belajar teman-teman.
Sebelum kalian mempelajari persamaan kuadrat, alangkah baiknya kita cari tahu dulu nih pengertian dari persamaan kuadrat ini. Nah, saya kasih tahu ya. Jadi, Persamaan Kuadrat merupakan persamaan yang variabelnya memiliki pangkat tertinggi dua. Persmaan Kuadrat ini memiliki bentuk umum ax2 + bx + c = 0 yang dimana a dan b merupakan koefisien dan tidak boleh sama dengan 0 lalu x merupakan variabel dan c merupakan konstanta.
Secara umum, persamaan kuadrat ini memiliki empat jenis persamaan. Apa aja sih jenis-jenis tersebut? Mari kita simak. Nah, jadi keempat jenis persamaan tersebut yaitu :
1. Persamaan Kuadrat Biasa
Nah, persmaan kuadrat ini merupakaan persmaan yang nilai a-nya sama dengan 1 (a=1). Contohnya x2 + 5x + 5 = 0
2. Persmaan Kuadrat Murni
Untuk persamaan kuadrat murni ini nilai b harus sama dengan 0 (b=0). Contohnya 2x2 + 4 = 0
3. Persamaan Kuadrat Tak Lengkap
Nah, jika di persmaan sebelumnya nilai b=0 maka di jenis persamaan ini nilai c yang sama dengan 0 (c=0). Contohnya x2 + 3x = 0
4. Persamaan Kuadrat Rasional
Persamaan ini merupakan jenis persamaan kuadrat yang nilai koefisien dan konstantanya merupakan bilangan rasional. Contohnya 4x2 + 2x + 2 = 0. Temen-temen kalau belum tahu apa itu bilangan rasional boleh dibaca kembali catatannya ya:)
Dalam materi ini kita perlu mengetahui cara menentukan akar persamaan kuadrat. Karena menentukan akar merupakan salah satu hal yang penting dalam persamaan kuadrat. Berikut merupakan cara-cara untuk menentukan akar persamaan kuadrat. Check this out.
1. Faktorisasi
Faktorisasi merupakan penjumlahan suku aljabar menjadi bentuk perkalian faktornya. ax2 + bx + c = 0
b = hasil penjumlahan antara suku ke-1 dan ke-2
c = hasil perkalian antara suku ke-1 dan ke-2
Perhatikan contoh berikut :
Bentuk persamaan kuadrat: x2 + 5x + 6 = 0
Bentuk faktorisasi: (x + 3) (x + 2) = 0
Akar: x = -3 atau x = -2
Bentuk persamaan kuadrat: x2 – 9 = 0
Bentuk faktorisasi: (x – 3)(x + 3) = 0
Akar: x = 3 atau x = -3
2. Melengkapkan Kuadrat Sempurna
Bentuk ax2 + bx + c = 0 bisa kamu jabarkan menjadi seperti berikut.
(x + p)2 = q
Perhatikan contoh berikut.
Bentuk persamaan kuadrat: x2 + 5x + 6 = 0
x2 + 8x + 6 = 0
(x2 + 8x) = -6
x2 + 8x +16 = -6 +16
(x + 4)2= 10
(x + 4) = ± √10
x = √10 – 4 atau x = -√10 – 4
3. Menggunakan Rumus abc
Adapun persamaan rumus abc adalah sebagai berikut.

Perhatikan contoh berikut.
Tentukan akar persamaan x2 – 4x – 5 = 0!
Diketahui: a = 1, b = -4, dan c = -5
Substitusikan nilai a, b, dan c ke persamaan abc.

Jadi, akar persamaan x2 – 4x – 5 = 0 adalah x = 5 atau x = -1.
Nah, gimana nih temen-temen udah paham kan mengenai materi Persamaan Kuadrat ini? Kalau belum paham boleh dibaca-baca kembali, cari sumber lain atau bahkan tinggalkan pertanyaan di kolom komentar di bawah ini. Teman-teman juga boleh cek Video Pembahasan Persamaan Kuadrat untuk melihat pembahasan materi Persamaan Kuadrat melalui video pada channel YouTube saya. Saya kira cukup sampai disini untuk materi kali ini. Terima kasih sudah mengunjungi blog saya. Semangat. Have a great day, stay healthy everyone!!!!!
Komentar
Posting Komentar